Advertisement

Tips Mengelola Usaha Butik Fashion di Rumah

Persaingan yang ketat dalam dunia bisnis membuat pemilik butik fashion harus memutar otak agar bisnisnya tidak hanya bertahan namun juga berkembang pesat dan menghasilkan keuntungan besar. Karena, setiap jenis usaha membutuhkan keahlian untuk mengelola agar mendapatkan keuntungan yang diinginkan, termasuk bisnis butik fashion ini.

Tips Mengelola Usaha Butik Fashion di Rumah, Pernahkah anda memperhatikan betapa pesatnya pertumbuhan butik fashion rumahan? Bila dibandingkan dengan beberapa tahun yang lalu, butik fashion rumahan jelas mengalami pertumbuhan dalam hal jumlah. Walaupun tidak mempunyai gambaran angka pastinya, gejala tersebut bisa dilihat di sekitar Anda. Di setiap perumahan, bisa dipastikan ada 1 atau 2 rumah yang memanfaatkan sedikit tempat di depan rumah mereka sebagai tampilan butik fashion mereka.

Membuka butik fashion di rumah adalah salah satu jenis usaha rumahan yang cukup menarik minat calon pebisnis. Perkembangan gaya hidup masyarakat yang lebih suka belanja dari rumah secara online daripada harus berpanas-panas dan terjebak macet atau keluar ke mall dan menghabiskan lebih banyak biaya tambahan dibanding jika belanja di butik fashion rumahan atau online inilah yang mendorong semakin banyaknya orang yang mencoba peruntungan dengan membuka butik fashion di rumah.

Berikut beberapa tips mengelola usaha butik fashion di rumah:

1. Ruang tampilan yang memenuhi standart butik fashion
Beberapa hal yang harus ada: ruang ganti, sinar yang terang dan memberikan efek bersih, salah satu tembok depan dibuat dari cermin sehingga tampak dari luar, manekin untuk menampilkan produk unggulan.

2. Menyediakan produk terkini.
Pelanggan cenderung menyukai produk yang sedang “trend” saat ini, jadi penting untuk butik fashion memiliki produk yang selalu up to date.

BACA JUGA  Tips Dan Cara Membuka Bisnis Pengetikan

3. Punya ciri khas
Banyaknya butik fashion fashion di luar sana membuat orang menyukai butik fashion yang menyediakan kebutuhan mereka secara khusus. Missal: butik fashion untuk baju berukuran besar, butik fashion muslimah, dan sebagainya.

4. Mampu memberi masukan
Fashion bersifat pribadi, tidak semua model fashion yang sedang tren bisa sesuai dengan bentuk badan dan warna kulit pelanggan. Pengetahuan tentang fashion terkini dan kemampuan memberikan masukan tentang produk mana yang cocok dipakai sangat disukai oleh pelanggan. Apalagi bila ternyata masukan anda mendapatkan pujian dari teman-temannya. Bisa dipastikan di kunjungan berikutnya, pelanggan tersebut akan datang membawa teman-temannya.

5. Pengaturan ruangan yang menarik
Fashion itu identik dengan keindahan. Semakin cantik dan menarik pengaturan ruangan dan tampilannya, akan semakin membuat calon pelanggan berminat untuk mampir dan melihat-lihat. Sebaiknya gantilah tampilannya minimal sebulan sekali agar pelanggan tidak bosan.

Mengelola usaha butik fashion di rumah memang bukan hal yang mudah, tetapi juga tidak sulit. Jika Anda kreatif dan selalu meningkatkan pengetahuan anda tentang fashion maupun cara melayani pelanggan, bisa dipastikan butik fashion di rumah anda akan menghasilkan keuntungan yang sesuai dengan yang anda idam-idamkan.